EVALUASI KINERJA RUAS JALAN DAAN MOGOT – JALAN BOURAQ DENGAN PEMBERLAKUAN SISTEM SATU ARAH
Abstrak
Kota Tangerang memainkan peran strategis sebagai pusat administrasi dan ekonomi di Provinsi Banten. Posisi ini telah berkontribusi pada peningkatan volume lalu lintas, khususnya di sepanjang Jalan Daan Mogot, yang berfungsi sebagai koridor perkotaan utama dengan intensitas mobilitas tinggi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan kinerja lalu lintas dan tingkat pelayanan jalan dengan dua skenario: sistem lalu lintas dua arah dan implementasi sistem satu arah, serta rute alternatifnya di ruas Jalan Daan Mogot dan Jalan Bouraq . Data lalu lintas yang dikumpulkan meliputi volume lalu lintas, geometri jalan, dan kecepatan kendaraan, yang digunakan untuk menghitung derajat kejenuhan (DJ), kecepatan arus bebas, kecepatan tempuh dan tingkat pelayanan. Analisis kinerja lalu lintas dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023), sedangkan klasifikasi tingkat pelayanan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan RI No. PM 96 Tahun 2015. Hasil menunjukkan bahwa implementasi sistem satu arah secara signifikan meningkatkan kinerja lalu lintas. Di Jalan Daan Mogot, DS menurun dari 0,75 (arah timur) dan 0,60 (arah barat) menjadi 0,43 (arah barat). Demikian pula di Jalan Bouraq, (DJ) menurun dari 0,60 (arah barat) dan 0,56 (arah timur) menjadi 0,25 (arah timur). Kecepatan kendaraan juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, naik dari 35–55 km/jam pada konfigurasi dua arah menjadi 51–65 km/jam setelah sistem satu arah diterapkan. Kesimpulannya, penerapan manajemen lalu lintas satu arah di koridor studi terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja lalu lintas, sebagaimana dibuktikan dengan penurunan (Dj) sebesar 47,92%.








